Rabu, 31 Desember 2008

Selamat Tahun Baru 2009

WISHING YOU THE VERY BEST IN


╔══╦══╦══╦══╗
╚═╗║╔╗║╔╗║╔╗║
╔═╝║║║║║║║╚╝║
║╔═╣║║║║║╠═╗║
║╚═╣╚╝║╚╝╠═╝║
╚══╩══╩══╩══╝
¤ø„¸¨°º¤ø„¸ ¸„ø¤º°¨¸„ø¤º°¨
¨°º¤ø„¸ HaPpY ¸„ø¤º°¨
¸„ø¤º°¨ NeW yEaR``°º¤ø„¸
¸„ø¤º ``°º¤ø„¸ ¤ø„¸¨°º¤ø„¸¸„

Selasa, 30 Desember 2008

Apa Yang Terjadi ?

Apa yang terjadi dengan Mahasiswa/I Kota Medan? Kenapa Adem Ayem Aja, tidak ada pergerakan?

di saat sebahagian Mahasiswa/I melakukan aksi penolakan BHP, kenapa di Medan tetap adem ayem saja ?

Ada apa Kah Gerangan ?

Jumat, 26 Desember 2008

Camfrog Pro v5.1 Hack

Code Camfrog Pro

1. 0F57-0001-1F1AB7EAE5E6D59652B895F15A1C4596
2. CE5B-0000-A0BE6AC00DF602A02428F9D0BACAD143


1. Buka Camfrog
2. Masukkan Salah Satu Code Yang Ada Di Atas : klik help pada camfrog > activation camfrog pro "
3.Biarkan Camfrog Nge Restart, And Jangan Langsung Login
4.Setelah Camfrog Restart, Klik Start - Run - regedit
5.Pilih Di Bawah Ini :
>>> HKEY_CURRENT_USER
>>> HKEY_CURRENT_USER\Software
>>> HKEY_CURRENT_USER\Software\Camfrog
>>> HKEY_CURRENT_USER\Software\Camfrog\Client
>>> HKEY_CURRENT_USER\Software\Camfrog\Client \CurrentVersion
>>> HKEY_CURRENT_USER\Software\Camfrog\Client\CurrentV ersion\ProfileInfo


6. Pilih "ActivationData" - And Rename Menjadi "ActivationData1"
7. Kemudian Silahkan Login Ke Camfrog
8. Setelah Login, And Join Room, Klik start - run - regedit
9. "ActivationData1" Rename Kembali Menjadi "ActivationData"

Selamat Mencoba

Rilis Windows 7 Mungkin Dipercepat


Microsoft telah mengumumkan peluncuran Windows 7 adalah awal 2010. Tetapi jika Vista terus bermasalah, tak ada pilihan lain bagi Steve Ballmer dan Microsoft untuk mempercepat peluncuran Windows 7.

Microsoft diketahui telah membuat kesalahan dengan Vista. Dikabarkan Microsoft akan segera mengakhiri hal itu dan akan membuat pengumuman besar beberapa bulan ke depan mengenai detail dan tanggal pasti Windows 7.
Microsoft sudah mengungkapkan masa depan dari sistem operasinya itu. Ballmer mengatakan Windows 7 akan seperti Vista, tetapi lebih baik. Gates menegaskan Windows 7 akan menjadi produk yang akan disukai oleh semua orang.

Analis memperkirakan, saat yang tepat untuk peluncuran Windows 7 adalah November 2009. Tidak cukup menyediakan waktu bagi perusahan itu untuk memperbaharui OS nya dan siap memasarkannya ke publik. Selain itu vendor, partner dan konsumen juga sudah siap menerima. Dan yang lebih penting peluncuran itu berhubungan dengan masa liburan.

Inilah Netbook Paling Top 2008


Mini laptop atau netbook menjadi produk favorit di 2008. Tak hanya yang peduli budget, tapi yang sudah memiliki notebook juga mempertimbangkannya sebagai produk kedua. Dell Mini 9, HP Mini 1000, Eee PC 901 atau IdeaPad S10 bisa jadi pilihan.

Netbook atau notebook berukuran kecil, tidak hanya populer berkat harganya yang murah tapi juga baterainya tahan lama. Konsumen mulai berfikir, menghadapi masalah kekurangefisienan jika menggunakan notebook, apabila keperluannya hanya untuk mengerjakan produktivitas kantor atau sekadar mengakses internet.

Tapi netbook pilihan harus memiliki spesifikasi khusus. Setidaknya harus memiliki CPU Intel Atom, RAM 1GB, penyimpanan SSD 16 GB atau lebih besar, dengan Windows XP disertai Bluetooth sebagai pilihan utama.

Masuknya Dell Inspiron Mini 9 ke pasar netbook menjadi bukti, notebook murah dan rendah daya tak bisa diremehkan. Inspiron Mini 9 merupakan netbook yang bisa menjadi pilihan konsumen yang sudah terbiasa dengan performa notebook tanpa menghadapi kendala kekurangan tenaga. Banderol produk ini di atas Rp3,5 juta.
Kelebihan Inspiron Mini 9 memiliki konfigurasi lebih flekeeibel dibandingkan netbook lain. Selain itu daya tahan baterai lebih lama dan terdapat pilihan sistem operasi Windows XP atau Linux. Kekurangannya kadang ada masalah di keyboard dan tidak ada opsi SSD di atas 16 GB.

Masuknya Dell ke pasaran netbook juga berarti model ini tidak bisa dianggap sebagai barang kelas dua lagi, meskipun harganya lebih murah dan powernya lebih rendah. Inspiron Mini 9 benar-benar mampu menunjukkan bahwa perangkat ini bisa diandalkan, tanpa khawatir meninggalkan notebook di rumah.

Selain Dell, HP juga memiliki netbook andalan. Produk netbook HP, terutama Mini 1000 bisa dikatakan terlambat saat masuk ke kancah netbook konsumer. Tapi dengan pembenahan yang murah hati pada bisnis model keyboardnya, Mini 1000 semakin mudah masuk ke kategori teratas. Banderol produk ini di atas Rp3,6 juta.

Kelebihan netbook HP ini memiliki keyboard terbaik, desain lebih tipis dan lebih ringan dari produk HP sebelumnya. Untuk performa sudah menggunakan Intel Atom yang lebih cepat daripada prosesor Via.

Kekurangan netbook HP adalah keterbatasan dalam opsi penambahan fitur, selain layarnya silau. Netbook ini juga kurang mendukung drive eksternal. Secara umum meskipun HP terlambat masuk kancah netbook, tapi masih menjadi pilihan yang menarik.

Kalau membicarakan netbook rasanya tak tak bisa melupakan Asus. Eee PC 901 merupakan jajaran netbook Asus yang sudah lama dinantikan dan merupakan netbook murah terbaik yang ada. Harganya paling murah US$369.

Kelebihan netbook ini memiliki daya tahan baterai yang sudah ditingkatkan, mouse baru dan adanya tombol akses cepat. Seri ini memiliki ukuran yang paling portabel dan harga paling menarik. Kekurangannya adalah ukurannya lebih besar dari Eee 900.

Lenovo juga tidak ketinggalan di kancah netbook. IdeaPad S10 memiliki harga serta fitur yang menantang. Di luar daya tahan baterai yang sedikit kurang, teknologi netbook dari bekas bisnis IBM ini mampu menawarkan kualitas yang bisa jadi jaminan.

Banderol yang ditawarkan adalah di atas US$ 349. Kelebihan netbook ini menawarklan slot ExpressCard yang tidak semua netbook memilikinya. Selain itu desain keyboardnya sangat menarik.

Kekurangan netbook perusahaan China ini adalah tidak memiliki pilihan hard drive SSD. Selain mungkin perlu menunggu hingga Lenovo mendapat pemasok baterai yang lebih tangguh. Spesifikasinya sendiri sangat mendukung dengan prosesor Intel Atom 1.6 GHz, RAM 512 MB DDR2 dan sangat ringan.

Kamis, 25 Desember 2008

Hanura Partai Politik Terkaya?

Sedikitnya 12 partai politik kini telah menyerahkan nomor rekening khusus dana kampanye mereka kepada KPU. Di antara partai yang telah melaporkan saldo awalnya, Partai Hati Nurani Rakyat memiliki saldo awal tertinggi, yaitu Rp5 miliar.

Data yang diperoleh dari KPU tersebut dilansir oleh Indonesia Corruption Watch (ICW), di Jakarta, tadi pagi. Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Adnan Topan Husodo menyebutkan kedelapan partai yang telah menyerahkan satu nomor rekening dan disertai saldo awal dana kampanye yakni Partai Hanura.

Kemudian, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Buruh, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Karya Perjuangan (PKP).

Sementara empat partai yang telah menyerahkan rekening khusus tanpa menyertakan saldo awalnya yakni Partai Golkar, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

Khusus untuk Partai Golkar, tercatat terdapat dua rekening berbeda yang diserahkan pada KPU.

"Penyerahan nomor rekening khusus dana kampanye seharusnya diikuti oleh kemauan menyampaikan informasi yang detail pada KPU. Masih ada informasi yang sengaja tidak dimunculkan yakni mengenai jumlah saldo awal rekening khusus," katanya didampingi peneliti ICW Abdullah Dahlan dan peneliti Center of Electoral Reform (CETRO) Erika Widyaningsih.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang pemilu legislatif pasal 134 UU menyebutkan partai politik pemilu sesuai dengan tingkatannya memberikan laporan awal dana kampanye dan rekening khusus dana kampanye kepada KPU, KPU Provinsi, dan KPU kabupaten/ kota paling lambat tujuh hari sebelum hari pertama pelaksanaan kampanye dalam bentuk rapat umum.

Menurut Adnan, berdasarkan ketentuan tersebut,maka parpol seharusnya terbuka mengenai saldo awal dana kampanye termasuk tentang asal usul dana tersebut.

Merujuk pada aturan mengenai batas maksimal sumbangan baik dari individu dan badan usaha, maka seharusnya partai telah mencatat daftar penyumbang mereka.

Sementara itu, tercatat saldo awal dana kampanye PKPB yakni Rp102 juta, PPP Rp1,63 miliar, PBR Rp340,67 juta, PKDI Rp54,79 juta, Partai Buruh Rp16,40 juta, PAN Rp737,74 juta, dan PKP Rp1,00 juta.

UU BHP Jadikan Siswa dan Mahasiswa Sebagai “Korban” Beban Biaya Pendidikan

Rektor Universitas Paramadina Dr Anies Baswedan mengaku khawatir dengan disahkannya UU BHP menjadikan pengelola lembaga pendidikan membebankan biaya pendidikan kepada siswa dan mahasiswa sehingga menyebabkan biaya pendidikan akan semakin mahal. Dr Anies Baswedan“Sangat krusial, jika para siswa dan mahasiswa dijadikan beban oleh pengelola, ini tidak akan merubah masyarakat secara keseluruhan, yang hanya muncul orang-orang bisa masuk hanyalah kaum modern dan urban,” kata Anies, usai menjadi pembicara Talkshow Interaktif “Generasi Muda, Mimpi dan Perubahan” dalam rangka peringatan Dies Natalis UGM ke-59, di gedung University Club (UC) UGM.
Menurut Anies, kondisi biaya pendidikan yang mahal ini akan menyebabkan banyak lulusan dari perguruan tinggi semakin tidak berkualitas sehingga tidak mendorong ke arah kemajuan bangsa. .

“Saya takutkan beberapa tahun ke depan kita akan kesulitan, tidak ada lagi lulusan universitas yang mau masuk ke pelosok-pelosok untuk mendorong kemajuan, Padahal Indonesia, hanya memiliki 4,1 juta mahasiswa, itu sangat kecil sangat kecil,” jelasnya.

Anies Baswedan berpendapat agar para pengeloala pendidikan tidak membebankan biaya pendidikan kepada para siswa dan mahasiswanya, sebaliknya melakukan pengumpulan dana secara modern. Dengan metode modern, maka jumlah dana yang dididapat dan dikelola untuk jangka panjang sebagai dana abadi.

“Seperti mencarikan beasiswa dengan mitra. Mencari sumber funding dan para alumni yang sukses untuk kembali memberikan kontribusi kepada kampusnya,” katanya.

Kekhawatiran yang sama juga disampiakan oleh Menteri Kesehatan Dr Siti Fadilah Supari dalam pembukaan Munas Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM. Secara lantang Menkes mengatakan UU BHP justru hanya akan mempersiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa kuli. Dr Siti Fadilah Supari“Setelah lulus SMK misalnya terus hanya cari kerja, maka kita hanya akan menjadi bangsa kuli dan kulinya bangsa-bangsa seperti diungkapkan Bung Karno dahulu kala,” ujar Siti Fadilah Supari dalam pidatonya.


Menkes menambahkan dirinya tidak bisa menerima ketika sebuah langkah pencerdasan pendidikan dilakukan melalui komersialisasi. Komersialisasi pendidikan yang muncul akibat globalisasi liberal memang yang tak bisa dihindari oleh Indonesia. Namun kondisi ini ungkap menkes tidak sesuai dengan amanat UUD 1945 dalam rangka mencerdaskan bangsa.

“Saya ngeri kalau pencerdasan dilakukan melalui sebuah ladang komersialisasi,” tegasnya.

Menkes kembali mengingatkan agar dunia pendidikan tinggi mempersiapkan dirinya untuk menjadi Badan Layanan Umum (BLU) agar bisa terbebas dari komersialisasi akibat disahkannya UU BHP. Langkah ini sudah dilakukan di jajaran depkes dan tengah dalam proses bagi seluruh rumah sakit pemerintah di Indonesia.

“Jajaran vertikal Depkes kita sudah melakukan dan dalam proses untuk berbagai rumah sakit daerah Sabang-Merauke. Dengan ini memungkinkan nantinya tidak ada lagi stagnasi pembiayaan,” terang Menkes.

Pesan Natal Paus: Tidak Seharusnya Manusia Ganti Jender

Setiap tahun sebelum Natal, Paus selalu menyampaikan pesannya di hadapan pejabat tinggi Vatikan. Pesan yang biasanya bernuansa liburan dan kegembiraan, kini justru menyoroti hal yang lebih berat. Apa saja isinya?

"Selebrasi kelahiran Kristus sudah di ambang pintu," demikian kalimat pembuka pidato Paus Benediktus XVI, seperti dilansir Time, tadi pagi.

Dari sekian banyak yang disampaikan Paus kelahiran Jerman ini, topik yang menarik perhatian yakni mengenai transeksual, yang dibahasnya selama 30 menit. Paus memang tidak secara eksplisit menyebut istilah itu.

Ia menyampaikan, bahwa tidak seharusnya manusia mengubah gender yang telah diberikan Tuhan. "Gereja berbicara kepada umat manusia sebagai laki-laki dan perempuan, serta meminta mereka menghormati urutan itu," ujarnya.

Selain itu, Paus juga menyampaikan pentingnya umat manusia untuk menjaga kelangsungan lingkungan hidup. Sebab, manusia harus menjaga tanah, air, dan udara, yang merupakan berkah. Menurutnya, manipulasi gender dan degradasi lingkungan merupakan hal-hal yang harus diperhatikan untuk melindungi ciptaan Tuhan.

Kendati demikian, beberapa kalangan Katolik mempertanyakan prioritas pemimpin tertinggi mereka itu. Mengapa ia tak menggunakan kesempatan ini untuk membahas isu internasional lainnya. Misalnya, mengecam Presiden Zimbabwe yang mayoritas penduduknya menganut Kristen.

Selain itu, Paus juga sempat menyampaikan kesan setelah menghadiri Hari Pemuda Dunia di Australia baru-baru ini. Sebuah event gereja yang besar, menurutnya, salah jika diartikan sebagai sebuah festival rock yang dimodifikasi sesuai selera pendeta, dengan Paus sebagai bintang utamanya.

Jumat, 19 Desember 2008

Masturbation Was Good For the Man

Still remembered the sexual activity that the first time was carried out by you? Most men and the woman will answer: masturbation. This was the normal behaviour. Also in general was the first sexual behaviour that was carried out by most of them. From the side of the health, carried out masturbation in an orderly fashion evidently could cause the benefit, especially for the men. Results of the research that was published by New Scientist mentioned that the man who was arranged carried out risky masturbation smaller contracted prostate cancer. According to the explanation of the researchers from Cancer Council Victoria Melbourne, Australia, that thought of this research, the compound of cancer of cause chemistry (the carcinogen substance) will be stockpiled in the prostate if the man did not carry out the ejaculation or issued the sperm liquid in an orderly fashion.

They also stressed, ML not necessarily will give the effect of the same protection, because of having the possibility of the occurrence of the spread or the sexual illness infection, that precisely could increase the affected risk of cancer. In his research, the researcher involved as many as 1,000 men who contracted prostate cancer, as well as 1,250 other men. The researcher found the fact that they that often the ejaculation between the age 20-50 were recorded lowest the possibility experienced cancer. The impact or the effect of the biggest protection, according to the researcher, could be received when the man aged in the 20 's. The same research mentioned, the man who carried out the ejaculation more than five times a week received the decline in the risk until a third of the time contracted prostate cancer in the elderly period. The research had beforehand said that the height of the frequency of sexual relations among the couple or the height of the sexual activity could increase the risk of contracting prostate cancer as far as 40%.

However like that, the Australian researcher who carried out this newest research indicated that the research beforehand did not analyse the impact of the protection of the activity of the ejaculation, because too much the focus in sex that was linked with the risk of sexually transmitted diseases. A researcher, Graham Giles, indicated that the activity of the ejaculation could prevent the accumulation of the carcinogen substance in the prostate gland. The prostate was the gland that produced the liquid for cement when the ejaculation that activated sperm and prevented both of them being mixed. This liquid contained various substance kinds that contained potassium, zinc, fructose, and the citric acid with the high concentration that was channelled from blood vessels. According to Giles, with the insignificance of the ejaculation will make these carcinogen substances or was stockpiled in the prostate.

Anti Virus Terbaru, Saingan Berat Kaspersky


Anti Virus Buatan Cina, Dan Banyak Bilang kalau ini Anvir Lebih Bagus dari Kaspersky,
Bisa di pakai di Old Computer (Win98), dan Tidak terlalu banyak memakan memory dan tidak berat di OS..

RISING Antivirus 2008 protects your computers against all types of viruses, Trojans, Worms, Rootkits and other malicious programs. Ease of use, Active Defense technology, Patented Unknown Virus Scan&Clean technology and Patented Smartupdate technology make RISING Antivirus ' install-and-forget ' product that lets you focus on what you really want to do.


Active Defense Technology

Rising's Active Defense Technology is designed to prevent the execution of malicious programs. It provides more open rules for advanced user customization, which enables the user to define unique defense rules depending upon the special circumstances of his/her own system, thus maximizing the system's protection.


Patented Scanning Technology for Unknown Viruses

Rising's scanning technology for unknown viruses is protected by patents in the United States of America and Europe. This technology protects your personal computer before new virus definitions are available. Unknown Virus Scan&Clean(Patent No.:ZL 01 1 17726.


Patented Fully Automatic SmartUpdate

Rising's Automatic SmartUpdate Technology enables Rising software automatically detect the latest version and automatically updates. RISING Virus Lab provides updates at least three times per day with instant updates. Fully Automatic SmartUpdate(Patent No.:ZL 01 1 42155.X)


Smart Virtual Machine with Behaviour & Packing Pattern Recognition

RISING Antivirus comes with an integrated smart virtual machine, which is used for virus scanning and malware recognition. RISING's proprietary smart virtual machine technology provides the additional safety for your computer without slowing down your system. Suspected code and program can be run in this virtual machine for RISING Antivirus to check for potential malicious behaviour. RISING's Behaviour & Packing Pattern Recognition allows to test such potential malware thoroughly without influencing the performance of your PC and protects your system against new viruses and unknown viruses.


Application Protection

Application Protection can protect specified applications from attack by malicious programs. A user can apply rules to game software, instant messenger, etc. to customize protection. Rising Anti-Virus 2008 provides users with eight rules: Anti-DLL Injection, Anti-CodeInjection, Anti-Memory Modification, Anti-Memory Read, Prevent Suspension, Prevent Termination, Anti-Simulated Sending, and Anti-Simulated Key.

DOWNLOAD :

http://rapidshare.com/files/143355889/Rising_Antivirus_2008_.zip


George Bush Shoe Attack In Slow Motion And The Words That Follow






Free Hosting 20.000 MB

Interests: Personal, Business.
Free Web Space: 20,000 MB.
Forced Ads: No ads (bannerless).
Your Ads: Allowed.
Upload: FTP, Browser.
Editor: Advanced, Basic, WYSIWYG.
Scripting: PHP, SSI.
Pre-Scripts: Script collection.
Your URL: Top-level domain name, or Subdomain.
Other Features:

* Bandwidth limit 300,000 MB/month.
* LayeredPanel control panel.
* 1-click script installers like Fantastico.
* MySQL databases, phpMyAdmin, PHP5.
* File size limit 10 MB.
* Awstats statistics.
* Addon domain name.
* Instant activation of free web space hosting accounts.

http://www.hostsnake.com

Free 250MB Hosting, PHPMySQL, cPanel, Tanpa Banner ataupun Iklan

» Free Web Hosting
Disk Space 250 MB
Bandwidth 100,000 MB = 100 GB!
Domains Allowed Unlimited
Control Panel cPanel, view demo
No Ads or Banners!

» Package Details
Website Builder
PHP Scripts Autoinstaller
Unrestricted PHP Support
MySQL Databases
Instant Backups
FTP Support
Web File Manager
99.9% Uptime
Instant Activation

» Supported Features
PHP and MySQL Details
Cron Jobs
Curl
GD
Image Magick
Streaming Video
PHP Pear Modules

» E-mail Features
POP3 Accounts
Web Mail
Auto Responders
Spam Protection
Mail Forwarding
IMAP Support
Modify MX Entry

» Control Panel Features
Latest cPanel View Demo
Website Builder Details
Fantastico Autoinstaller Details
Getting Started Wizard
Video Tutorials
Multi Language Support
Hotlink Protection
IP Deny Manager
Redirect URL
Password Protected Directories
Web Based File Manager
phpMyAdmin

http://www.000webhost.com/

Minggu, 14 Desember 2008

SBY Puji Habis M. Natsir

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji ketokohan Pahlawan Nasional M. Natsir sangat luar biasa karena banyak konsep pemikirannya yang bisa diaktualisasikan guna menghadapi tantangan global saat ini.


Berbicara tentang M. Natsir, banyak hal yang bisa diambil dan dipelajari dari tokoh Sumatera Barat itu, kata Presiden Yudhoyono di Padang, Sabtu (13/12), ketika memberikan sambutannya pada acara syukuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada M. Natsir di Gedung Serbaguna PT Semen Padang.

Presiden hadir di Padang, dalam rangka kunjungan kerjanya ke Sumbar yakni meresmikan proyek irigasi Sungai Batanghari di Dharmasraya dan menghadiri syukuran M. Natsir yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional.

Menurut dia, M. Natsir pantas dianugerahi sebagai pahlawan nasional karena banyak sumbangan pemikiran tokoh agamais asal Sumbar terhadap perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
M. Natsir adalah tokoh yang antipenjajahan, padahal ketika itu banyak negara di Asia dan Afrika sedang dalam belenggu penjajahan kolonial, namun M. Natsir memproklamasikan antipenjajahan.


Pemikiran tersebut sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif serta menjalin persahabatan dengan seluruh bangsa di dunia dengan filosofi saling menghargai, menghormati tanpa menyentuh kedaulatan.


Menurut Presiden, tantangan ke depan masih akan terus ada jadi sangat dibutuhkan persatuan dan kesatuan untuk mengatasinya.


Berikutnya M. Natsir adalah tokoh agama dan ulama besar Islam yang selalu mengaplikasikan nilai-nilai Islam selalu membawa kedamaian bagi seluruh umat manusia, dengan senantiasa teguh menjalankan ibadah sesuai tuntutan.


"M. Natsir adalah tokoh ulama Islam besar, dan kita harapkan ke depan muncul lagi tokoh-tokoh lainnya," katanya

Kamis, 11 Desember 2008

BENARKAH YESUS ITU TUHAN ?

Ditinjau Dari Perspektif Alkitabiah

Tulisan ini telah dimuat dalam Koran TIMEX (Harian TIMOR EXPRES, koran di NTT)pada 11-12 Agustus 2008. Dan mendapat banyak apresiasi dari pembacanya yang beraneka ragam menghubungi saya.
Pengantar:
Hari ini masih banyak orang yang sering bertanya-tanya perihal seputar ke-Tuhan-an Yesus. Ada yang yakin Yesus itu Tuhan, tapi tidak sedikit yang tegas berkata: Yesus itu bukan Tuhan. Berbicara masalah tentang ke-tuhan-an Yesus adalah hal yang sangat penting untuk dipahami dengan benar dan jujur. Tanpa kejujuran, suatu kebenaran akan dengan mudah diputar balikkan. Sedangkan tanpa kebenaran, maka kejujuran hanya akan berdiri rapuh tanpa dasar yang kuat. Kejujuran dan kebenaran pun harus ada standarnya. Jujur menurut standar siapa? Benar menurut standar apa? Ini harus jelas dan ada kesepakatan dulu, supaya sama-sama bisa memahami dan tidak bertikai nantinya.
Analogi: Kalau anda semua dan saya mau sama-sama mengukur panasnya suhu di suatu ruangan yang sama, maka sebelum mengukurnya, kita musti sepakat dulu bahwa standar yang akan kita pakai mengukur suhu harus sama dulu, parameternya musti sama, yaitu anda-anda dan saya harus sama-sama sepakat untuk pakai thermometer udara (atau alat pengukur suhu yang benar). Kalau saya memutuskan mengukur memakai thermometer udara, sementara ada orang yang mau mengukur pakai hitungan suhu badan, sedang yang lainnya ada juga yang mengukur berdasar angka-angka derajat celcius yang muncul di mesin AC, ada juga yang mengukur berdasar ilmu kira-kira, atau standar ukuran lain-lainnya sesuai hasrat masing-masing orang (semaunya sendiri), maka dapat dipastikan yang akan terjadi adalah: tidak akan ada titik temu disebabkan standar alat ukurnya -masing-masing orang- berbeda-beda.
Nah, demikian juga dalam hal menelaah “ke-tuhan-an Yesus” ini. Standar-ukurannya (parameter) apa yang mau kita pakai, musti jelas dulu. Yesus itu disebut Tuhan menurut siapa? Atau, Yesus itu bukan Tuhan menurut apa? Standar ukurannya musti jelas. Dan pada kesempatan ini Saya, tampil sebagai seorang Kristen (dalam arti: pengikut Yesus Kristus), maka akan memfokuskan ukuran / standarnya berdasar pada kitab-kitab Kristen yang telah terukur keabsahannya (terkanonisasi), yaitu Alkitab. Sekali lagi, standarnya Alkitab! Bukan targum-targum Yahudi, tulisan-tulisan teolog zaman dulu, atau kitab yang lainnya, tidak! Saya akan sampaikan hal Ke-tuhan-an Yesus fokus dari perspektif Alkitab. Dengan cara jujur dan benar serta cermat mengkaji Alkitab, maka masalah ke-tuhan-an Yesus akan lebih mudah dan gamblang untuk dipahami. Tidak perlu teori filsafat atau ilmu teologi yang berputar-putar. Bagi Saya, ayat-ayat Alkitab cukup jelas terang-benderang menjawab pertanyaan tema kita: Benarkah Yesus itu Tuhan?

Kata Kunci Sebelum nanti kita melihat kesaksian-kesaksian Alkitab soal ke-tuhan-an Yesus, ada 2 (dua) istilah kata penting -yang banyak muncul di Alkitab- yang perlu kita bahas terlebih dulu. Dua kata itu adalah “Tuhan” dan “Allah”. Berdasar pengamatan Saya selama ini, hampir selalu kata “Tuhan” dan “Allah” ini-lah yang sering menjadi pemicu kesalah pahaman atau perdebatan perihal ke-tuhan-an Yesus. Pemahaman yang benar terhadap dua kata tersebut akan menjadi kunci utama bagi para pembaca Alkitab, guna mendapatkan pandangan yang jelas tentang siapa Tuhan, siapa Allah dan siapa Yesus. Tanpa pemahaman yang tepat terhadap istilah “Tuhan” dan “Allah” di Alkitab ini, maka ayat-ayat Alkitab akan bisa tampak rancu, terkesan kontradiksi, membingungkan, bahkan tidak sedikit orang yang karena bingung atau tidak bisa paham sepenuhnya, akhirnya menabrak pada kesimpulan: Alkitab itu menyesatkan!

Istilah “Tuhan” dan istilah “Allah” dalam Alkitab berbeda dengan kitab suci lainnya.
Dalam kitab suci lain, umumnya istilah “Tuhan” dan “Allah” menunjuk pada satu hal atau substansi yang sama. Kamus Bahasa Indonesia juga tampak menerjemahkan ke-dua istilah tersebut sebagai satu substansi yang sama. Itu sebabnya kini sebagian besar orang tidak lagi mempermasalahkan substansi kata “Tuhan” dan “Allah”. Orang sering berkata: “Tuhan” ya “Allah”, “Allah” ya “Tuhan”, sama saja. Namun, khusus dalam Alkitab terjemahan Indonesia, ternyata kata “Tuhan” dan “Allah” ini mengandung makna yang sangat berbeda substansi maknanya! Mari kita telaah:

Memahami pengertian kata “Tuhan” dalam Alkitab. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kata “Tuhan” berarti:
1)yang diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sebagai Yang Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb; Allah; Yang Maha Esa;
2)Sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan.

Sedangkan kata “Tuhan” dalam Alkitab maknanya ternyata ada perbedaan dengan KBBI. Kata “tuhan” dalam Alkitab, bahasa aslinya adalah “adon [adonay]” (Ibrani), atau “kurios” (Yunani). Bahasa Inggrisnya “lord”.
Nah, “adonay” / “kurios” / “lord” ini, ternyata padanannya yang tepat dalam bahasa Indonesia adalah: “Tuan” (tanpa huruf “h”). Sebagai contoh akan kita lihat jelas di ayat berikut:
“as Sarah obeyed Abraham calling him lord” (1Petrus 3:6) Terjemahan Indonesianya: “Sama seperti Sarah taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya”. Kata “lord” / “tuan” di ayat tersebut dalam bahasa Yunaninya = kurios, Ibrani= adonay.
Artinya, Abraham layak disebut sebagai “lord” / “kurios” / “tuan”, sebuah gelar yang persis juga dikenakan kepada Yesus. Dalam Alkitab Yesus berulangkali disebut sebagai “lord” / “kurios” yang arti sejatinya adalah “tuan”. Tapi mengapa kini kata “lord” / “kurios” yang dikenakan pada Yesus kok ditulis sebagai “Tuhan”? Apakah ada beda “tuan” dengan “tuhan” dalam Alkitab?
Alkitab Indonesia tampak sekali tidak konsisten ketika menerjemahkan kata “lord” / “kurios”. Ada yang diterjemahkan sebagai “Tuhan” tapi ada juga yang “tuan”. Untuk hal itu ahli bahasa Remy Silado pernah menjelaskannya dengan sangat gamblang tentang asal-usul kata “Tuhan”, dalam tulisannya yang berjudul: “Bapa jadi Bapak, Tuan jadi Tuhan, Bangsa jadi Bangsat” (Kompas 11 September 2002). Di situ Remy Silado menjabarkan:
Dalam Ensiklopedi Populer Gereja oleh Adolf Heuken SJ bahwa: arti kata Tuhan ada hubungannya dengan kata Melayu ‘tuan’ yang berarti atasan/penguasa/pemilik (alias bos). Setelah diselidiki, ternyata kata “Tuhan” ini pertama muncul dalam peta kepustakaan Melayu beraksara Latin lewat terjemahan kitab suci Nasrani. Artinya, sesungguhnya orang Nasranilah penemu atau pencipta kata “Tuhan”.
Remy Silado membuktikan, dalam kitab suci Melayu terjemahan Brouwerius tahun 1668, kata Yunani “kurios” (yang adalah gelar bagi Yesus/Isa Almasih) masih diterjemahkan sebagai “tuan” (tanpa huruf “h”). Kemudian VOC menyuruh Pendeta Melchior Leijdecker untuk menerjemahkan ulang seluruh Alkitab. Nah, pada terjemahan Leijdecker inilah ditemukan secara akurat perubahan harafiah dari kata “tuan” menjadi “Tuhan” untuk padanan kata “adonay” atau “kurios”. Mengapa Leijdecker mengubah kata “tuan” menjadi “tuhan”? Ternyata tujuannya adalah agar bunyi “n” dapat diucapkan dengan baik. Sebab kala itu banyak orang yang baru belajar bahasa Melayu (bekas budak Portugis asal Goa) terpengaruh oleh bahasa Portugis mengucapkan “n” menjadi “ng”. Misal: di Ambon sampai sekarang “tuan” dibaca “tuang”; Tuang Ala artinya Tuhan Allah.
Nah, inti dan hakikatnya dari segi penelusuran bahasa yang akurat, ilmiah dan tepat serta sangat bisa dipertanggung jawabkan, dapat dipastikan bahwa kata “Tuhan” yang dipakai dalam Alkitab bahasa Indonesia sama maknanya dengan “Tuan”. Oleh karena itu, maka, musti dipahami betul bahwa:
Tuhan Yesus (Yunani: kuriou Iesou), artinya = Tuan Yesus (BUKAN ALLAH YESUS!)
Tuhan Allah (kuriou ho theou), artinya = Tuan Allah
Poin yang sangat perlu dipahami benar: bahwa gelar “Tu(h)an” beda maknanya dengan “Allah”. Kata “Tuhan” dan “Tuan” di Alkitab sebetulnya tidak ada perbedaan arti, sama-sama berasal dari kata “adonay” atau “kurios”. Konsekuensinya jelas, saat membaca Alkitab, maka “Tuhan” tidak boleh sembarang disamakan dengan “Allah”.

Memahami Pengertian kata “Allah” dalam Alkitab.
Kata “Allah” sejatinya adalah kata serapan dari bahasa Arab. Padanannya di dalam Alkitab istilah kata yang dipakai adalah “elohim” (bhs. Ibrani) atau “theos” (bhs. Yunani), atau “god” (bhs. Inggris) yang mengandung makna “sesembahan” atau “yang patut diibadahi”.
“elohim” atau “theos” atau “God” di Alkitab (yang kemudian di Alkitab Indonesia kini diterjemahkan juga sebagai “Allah”), selain bisa dipakai untuk menunjuk pada YAHWEH (Allahnya Israel)*, ternyata kerap kali juga dipakai untuk menunjuk pada pribadi-pribadi yang tampil sebagai utusan dari YAHWEH. Artinya, “Allah / elohim / Theos / God, di Alkitab, memiliki dua makna utama,
Pertama: “elohim”(Allah) menunjuk kepada YAHWEH. Misal: Keluaran 20:2-3 :
“Akulah YAHWEH, Allah (elohim)-mu, … jangan ada padamu allah (elohim) lain di hadapan-Ku”
Syahadat iman Israel berdasar Ulangan 6:4 “… Yahweh elohenu, Yahweh ekhad, artinya Yahweh itu Allah kita, Yahweh itu esa”.
Kedua: “elohim” (Allah) menunjuk pada utusan-utusan YAHWEH yang tampil atau datang atas nama YAHWEH.
Lebih jelas bisa kita lihat dari ayat-ayat berikut:
YAHWEH adalah Allah segala allah / YAHWEH elohim ha elohim – Ulangan 10:17.
Dari frase “segala allah” di ayat itu, tersurat jelas bahwa ternyata “elohim” (allah) di Alkitab ada banyak, hingga bisa dikatakan: YAHWEH adalah Allah dari segala allah.
Di ayat lain juga dikatakan:
“Allah (elohim) berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah (elohim) Ia menghakimi, … Aku (YAHWEH) sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah (elohim), dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian” – Mazmur 82:1,6.
“Berfirmanlah YAHWEH kepada Musa: “Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah (elohim) bagi firaun, … “- Keluaran 7:1
Keluaran 22:8-9 terjemahan Indonesia menuliskan: Jika ada kasus pencurian maka penyelesaiannya harus dibawa menghadap “Allah (elohim)”. Sementara untuk kata “Allah / elohim” di ayat itu, Alkitab King James Version menuliskannya dengan kata: “judges” artinya hakim-hakim. Artinya, para hakim di zaman itu yang secara fungsional menjadi wakil YAHWEH, akan disebut juga sebagai “Allah / elohim”.
Sementara menurut kata-kata Yesus sendiri, di kitab Yohanes berbahasa Yunani, disebutkan pula bahwa ‘Penerima dan Pembawa Firman’ juga boleh disebut sebagai “Theos (Allah)” – sebagaimana tertulis: “Kata Yesus kepada mereka: ... kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah [theos]” ( baca: Yohanes 10:34-35). Itu pula sebabnya di Yohanes 1:1 ‘Sang Firman’ –yang mengacu pada sosok Yesus- disebut sebagai “theos” (Yunani: kai theos en ho logos), yang oleh L.A.I diterjemahkan sebagai: [Sang] Firman itu adalah Allah.

Dari Mazmur 82:1,6, Keluaran 7:1, Keluaran 22:8-9 serta Yohanes 1:1 dan Yohanes 10:35 tersebut jelas sekali Alkitab mengungkap secara eksplisit dan implisit, tersurat dan tersirat, bahwa ternyata memang ada banyak pihak yang bisa disebut “elohim / theos / allah” menurut Alkitab.
Nah, pemahaman yang kita dapat tentang adanya banyak “allah / elohim / theos / god” di Alkitab ini, ternyata juga sesuai dengan kesaksian Rasul di Perjanjian Baru:
1 Korintus 8:5: “Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah / theos”, baik di sorga, maupun di bumi – dan memang benar ada banyak “allah /theos” dan banyak “tuhan” yang demikian - …”
Jelas sudah, Alkitab mengungkapkan cukup gamblang istilah “Allah / elohim / theos / god”, dapat dikenakan juga kepada sosok-sosok lain selain Yahweh (selain Allah Sejati) yang secara fungsional mereka tampil sebagai wakil utusan Yahweh. Namun, bagi sebuah pengakuan iman, orang-orang percaya akan mengatakan: Yahweh-lah Allah, tidak ada sesembahan lain selain Yahweh - Kel 20:2-3 (setara: La illaha ilallah). Seperti juga pengakuan iman Rasul Paulus: “Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah / theos”, baik di sorga, maupun di bumi – dan memang benar ada banyak “allah /theos” dan banyak “tuhan” yang demikian – namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa (Yahweh), yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan (lord, kurios, pemimpin) saja, yaitu Yesus Kristus, yang melaluinya (Inggris: through, Yunani: dia) segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena dia kita hidup” – 1 Kor 8:5-6.


“Allah” dan “Tuhan”
Dalam Alkitab, jelas “Allah” tidak boleh sembarang disamakan dengan “Tuhan”. Kata “Allah” (elohim / theos) berarti mahluk ilahi atau sesembahan, sedangkan “Tu(h)an” (adonay / kurios) berarti seseorang yang berkuasa, atau pimpinan atau orang terhormat. Allah pasti Tu(h)an, tetapi Tu(h)an belum tentu Allah. Sesembahan pasti dihormati, tetapi orang yang kita hormati belum tentu kita sembah. Sekali lagi harus diingat betul, kata “Allah” dengan “Tuhan” di Alkitab bukanlah dua kata yang sepadan maknanya!
Nah, setelah bisa membedakan makna kata “Tuhan” dan “Allah” dalam perspektif Alkitab, sekarang kita bisa menelaah lebih jauh tentang makna ke-tuhan-an Yesus dalam Alkitab.

Apa kesaksian Alkitab perihal ke-tuhan-an Yesus?
Perkataan Yesus sendiri, tercatat dalam Yohanes 13:13:
“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan”. Di sini Yesus sendiri mengaku bahwa dia adalah Guru dan Tuhan bagi murid-muridnya. “Guru dan Tuhan” dalam Alkitab bahasa Inggris adalah “Master and Lord” (guru dan tuan). Guru adalah pengajar, Tuan adalah pemimpin.

Kisah 2:32,36:
Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi, … Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus. (Alkitab terjemahan L.A.I)

There let all the house of Israel know assuredly that God has made this Jesus, whom you crucified, both Lord and Christ. (Acts 2:36, King James Version).

Alkitab di ayat itu sangat jelas mengatakan bahwa Allah (God) – lah yang menjadikan Yesus sebagai Tuhan (lord, pemimpin) dan Kristus. Allah (God) yang dimaksud di sini adalah Allahnya Israel yaitu Allah yang di kitab Taurat dikenal dengan nama YAHWEH. Jadi secara Alkitabiah, YAHWEH-lah yang mengangkat Yesus menjadi Tuhan (lord, pemimpin). Yesus menjadi Tuhan (lord, pemimpin) bukan atas kehendaknya sendiri, tetapi karena diangkat oleh Allah (Yahweh).
Ayat Kisah 2:36 dalam Alkitab RSTNE (Restoration Scriptures True Name Edition) menerjemahkan kata “Theos” (Allah) sebagai “Yahweh”, sedang kata “kurios kai kristos” (Tuhan dan Kristus) sebagai: “Melech and Moshiach” (makna artinya = “Raja dan Mesias/orang yang diurapi Allah”). Maka ketika membaca ayat tersebut, pembacanya akan langsung mendapat pemahaman yang sangat jelas sebab di situ dikatakan bahwa: Yahweh telah membuat Yesus menjadi Raja dan orang yang diurapi-Nya. Yesus oleh Yahweh diurapi menjadi juruselamat.
Yesus adalah Tuhan dan kristus, artinya Yesus adalah pemimpin dan orang yang diurapi menjadi juruselamat manusia, oleh Allah. Hal itu sama juga dengan yang tertulis dalam Kisah 5:31:
“… Dia (Yesus)-lah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi pemimpin (Tuhan) dan juruselamat (kristus)…”
Allah menjadikan Yesus sebagai Tu(h)an (kurios) dan kristus (mesias, penyelamat manusia). Mesias secara fungsional memang adalah ‘pemimpin’, bandingkan Matius 23:10 “..hanya satu Pemimpinmu yaitu Mesias”. Mesias adalah Pemimpin! Memimpin orang kemana? Memimpin orang menuju kepada Allah (Yoh 14:6).
Kisah 2:22 “Yesus dari Nasaret, seorang yang ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan dia di tengah-tengah kamu”. Yesus adalah “agen” (pekerja perantara) dari Allah untuk berkarya menyelamatkan manusia. Dalam karya penyelamatan, Allah adalah “tokoh utama” dan Yesus adalah “agen perantara” yang diutus Allah, maka sesuai yang tertulis dalam surat Yudas 25 mengatakan: “Allah yang Esa (Yahweh), Juru selamat kita melalui (through) Yesus Kristus, Tu(h)an (pemimpin, kurios) kita”. Artinya: Juruselamat/penebus yang sejati adalah Allah (Yahweh) yang Esa, namun Ia berkarya melalui orang yang diurapi-Nya (mesias-Nya) yaitu Yesus, utusan-Nya.

Yesus Kristus Jelas Bukan Allah Sejati (Yahweh)! Statement / ajaran / doktrin dari pendeta-pendeta (teolog-teolog) yang mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah Allah Sejati atau Yahweh yang menjelma jadi manusia, itu jelas suatu statement yang sangat keliru. Kelirunya di mana?
Pertama, dari nama “YESUS KRISTUS” sebenarnya [kalau mau jujur], sudah cukup jelas nama tersebut merepresentasikan bahwa dia bukanlah Allah Sejati, sebab arti dan makna kata “KRISTUS” itu = “orang yang diurapi / disahkan / dilantik oleh Allah (Bapa / Yahweh)”. Yesus Kristus = Yesus yang diurapi oleh Allah (Bapa / Yahweh). Maka, karena Yesus “diurapi / disahkan / dilantik oleh Allah (Bapa)”, tentu dia bukanlah Allah (Yahweh) itu sendiri. Yesus adalah pribadi “yang diurapi / dilantik”, sedangkan Allah (Bapa / Yahweh) adalah “yang mengurapi / melantik”. Yesus adalah utusan, sedangkan Allah adalah “yang mengutus”.
Kalau Yesus dipandang sebagai Allah sejati, maka akan membuat nama (gelar) “Kristus” pada diri Yesus itu gugur maknanya, sebab “YESUS KRISTUS” = “YESUS YANG DIURAPI OLEH ALLAH”. Maka artinya: kalau andai kata benar “Yesus = Allah Sejati” maka nama Yesus Kristus akan menjadi bermakna sebagai “ALLAH SEJATI YANG DIURAPI OLEH ALLAH SEJATI”. Allah Sejati mengurapi Allah Sejati??? Jadi di sini akan ada 2 pribadi Allah sejati di mana Allah yang satu mengurapi / mengesahkan / mengutus Allah yang lain. Nah, pertanyaannya: Apakah benar adanya Allah sejati harus diurapi oleh Allah sejati yang lainnya? Kalau Allah sejati musti diurapi / dilantik / disahkan oleh Allah yang lain maka dengan sendirinya hal itu justru akan menggugurkan kesejatiannya!
Seperti ungkapan “masa jeruk minum jeruk?”, begitu pula mana ada “Allah sejati diurapi oleh Allah sejati?”. Artinya, dia (Yesus) yang diurapi (Kristus) itu jelas bukan Allah sejati adanya, sebab Allah sejati tidaklah perlu diurapi. Allah sejati tidak butuh pengurapan / pengesahan dari siapapun. Sedangkan Yesus, dia jelas-jelas mengalami ‘pengkristusan’ alias pengurapan / pengesahan / pelantikan dari Allah. Di sini jelas dia bukan Allah sejati! Dan lagi pula Alkitab tidak pernah menyatakan adanya lebih dari satu pribadi Allah sejati, apalagi tiga pribadi sebagaimana diajarkan oleh doktrin Tritunggal.
KRISTUS = DIURAPI / DISAHKAN OLEH ALLAH. Maka, YESUS KRISTUS = YESUS YANG DIURAPI / DISAHKAN OLEH ALLAH. Jelas Dia bukan Allah Sejati! Dari nama “Yesus Kristus” jelas terang benderang sudah dengan sendirinya membuktikan Dia bukan Allah sejati adanya. Dengan demikian, jika ada orang-orang yang ngotot mengklaim Yesus sebagai Allah sejati (Yahweh), sebenarnya mereka telah keliru fatal dan tidak layak menyebut Yesus sebagai Kristus. Tidak patut mereka menyebut Kristus, karena kata “Kristus” justru membuktikan secara langsung dan akurat maknanya bahwa dia bukan Allah sejati, melainkan utusan yang diurapi / disahkan oleh Allah. Kesimpulannya tegas: seorang Kristus jelas bukan Allah sejati! Kalau Yesus = Allah sejati, maka dia bukanlah Kristus!
Yang kedua. Hari ini banyak orang mengatakan: “Yesus adalah Allah sejati” atau “Yesus adalah Allah sejati yang menjelma menjadi manusia”. Itu pandangan-pandangan banyak orang yang mengaku Kristen hari ini. Tetapi Saya tegaskan, bahwa sebenarnya orang yang berpandangan semacam itu bukan didasarkan pada Alkitab, melainkan semua itu hanya dihasilkan dari tradisi dan filsafat-filsafat hasil ide-ide pikiran manusia. Itu bukan ajaran Kristen sejati! Seorang Kristen sejati pasti mendasarkan segala ajarannya berdasar Alkitab. Sedangkan bagaimana dengan kesaksian Alkitab tentang siapa Yesus itu? Nah, mari kita lihat, untuk kasus ini, hal yang serupa tercatat sangat jelas di Matius 16:13-17 (baca di Alkitab anda):
Hari itu, di zaman itu, Yesus bertanya kepada orang-orang di sekitarnya kira-kira demikian: Hai sobat-sobat, bapak-bapak, ibu-ibu sekalian, menurut kamu dan menurut orang-orang siapakah aku? Maka orang-orang mulai menjawab dengan ide-ide cemerlang dan pemikirannya masing-masing. Ada yang bilang: “o… Yesus, engkau adalah Yohanes pembaptis”, yang lain berkata “engkau Elia”, “engkau Yeremia”, “engkau seorang dari para nabi”. Ada berbagai ide dan pendapat orang tentang SIAPA YESUS.
Nah, demikian juga kondisinya hari ini, di zaman ini, ketika membahas soal Yesus, ketika ada pertanyaan ‘Siapakah Yesus itu?’ Atau andai kata Yesus datang di zaman ini di hadapan kita, kemudian dia bertanya kepada kita: “Menurutmu siapakah aku?” maka kemungkinan akan banyak pendeta-pendeta dan orang-orang yang akan menjawab demikian:
“o.. Yesus, engkau adalah Allah sejati”
“Engkau adalah Allah sejati yang menjelma menjadi manusia”
Seorang pendeta dengan idenya yang mempesona dan penuh karisma mungkin akan berkata:
“O Yesus, engkau Allah sejati yang karena begitu besar kasihmu akan dunia ini maka demi menyelamatkan manusia, maka bagaikan manusia yang mau menyelamatkan semut ia menjadi semut pula, Engkau Allah sejati rela turun dari surga menjadi manusia dan mati di kayu salib”
Sementara seorang pendeta terkenal penggagas doktrin Trinitas, mungkin akan berkata: ”Yesus engkau adalah pribadi kedua dalam Allah yang memiliki tiga pribadi Tritunggal!”.
Nah, benarkah jawaban-jawaban itu semua? Benarkah ide-ide pikiran yang mengatakan bahwa Yesus adalah pribadi ke-2 dari Allah yang tritunggal adanya? Benarkah ide pikiran yang mengatakan bahwa Yesus adalah Allah sejati yang menjelma menjadi manusia? Benarkah jawaban-jawaban para teolog dan pendeta-itu sesuai dengan kesaksian Alkitab? Sekarang mari kita simak jawaban apakah yang paling tepat dan Alkitabiah untuk pertanyaan ‘Siapakah Yesus?’
Di Matius 16: 16, Simon berkata bahwa Yesus adalah MESIAS (KRISTUS). Yesus adalah Kristus, Yesus adalah seorang yang diurapi oleh Allah! Itu jawaban Simon. Dan apa komentar Yesus sendiri terhadap jawaban Simon tersebut? Ayat 17: “ …berbahagialah engkau Simon, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapaku yang di surga …” Di sini Yesus menegaskan bahwa yang menyatakan kepada Simon bahwa “Yesus itu adalah Mesias (Kristus)” adalah Bapa (Allah Yahweh) yang di surga.
Yesus adalah Mesias / Kristus. Yesus adalah seorang yang diurapi / dilantik oleh Allah, itu bukan pernyataan dari Simon atau manusia, bukan pula pernyataan dari pendeta-pendeta atau teolog-teolog atau filsuf-filsuf, bukan pernyataan dari professor atau doktor-doktor teologi, bahkan itu bukan pernyataan dari Yesus sendiri, tapi, itu adalah pernyataan dari Bapa (Allah) di surga! Allah sendirilah yang menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias! Allah sendiri yang menyatakan bahwa Yesus adalah seorang yang diurapi (disahkan / dipilih / diutus) oleh Allah!
Dalam Injil Matius 16:15-17 ini, Alkitab bersaksi sangat jelas bahwa: tentang ‘Siapakah Yesus itu?’ Allah (Bapa / Yahweh) sendiri menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias (Utusan yang diurapi oleh Allah). Allah (Bapa / Yahweh) dalam Alkitab, tidak pernah menyatakan bahwa Yesus adalah Allah sejati yang menjelma menjadi manusia, tidak pernah! Tapi jelas-jelas Allah menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias (Kristus)! Allah (Bapa / Yahweh) tidak pernah menyatakan bahwa Yesus adalah pribadi ke-2 dari Allah Tritunggal, tidak pernah!!! Tapi Alkitab tegas berulang kali menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias. Yesus adalah utusan yang diurapi oleh Allah. Nah, kalau Bapa (Allah) sendiri menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias (orang yang diurapi oleh Allah), maka ajaran Tritunggal yang mengklaim Yesus adalah Allah sejati akan tampak jelas tidak sesuai kesaksian Alkitab. Doktrin Tritunggal jelas melompati kesaksian-kesaksian Alkitab!

Kesimpulan: Untuk memahami Alkitab dengan baik dan benar kita musti terlebih dulu paham istilah-istilah di dalamnya. Khususnya istilah “Tuhan” dan “Allah” dalam Alkitab, yang berbeda dengan kitab suci lainnya. Tanpa pemahaman yang tepat maka Alkitab akan terkesan membingungkan – kontradiksi – bahkan ada yang menganggap menyesatkan!

Untuk menjawab pertanyaan: Benarkah Yesus itu Tuhan?, pertanyaan ini bisa di jawab dari dua sudut pandang yang berbeda. Jawabannya akan tergantung dari sudut makna “Tuhan” yang dipahami oleh penanyanya. Pertanyaan tersebut bisa dijawab “benar”, bisa juga “tidak”.
Pertama, (Dijawab: Benar). Bagi orang-orang yang melihat dari perspektif Alkitab atau pandangan secara Alkitabiah, Benarkah Yesus itu Tuhan? akan terjawab: Ya benar! Yesus itu Tuhan (namun harus segera disusul dengan catatan penting bahwa “Tuhan” yang dimaksud adalah “lord” atau “adonay” atau “kurios” atau “tuan” atau “Pemimpin” alias “Bos”). Yesus itu Tuhan = Yesus itu pemimpin.
Kedua, (Dijawab: Tidak). Untuk pandangan orang umum yang menganggap bahwa kata “Tuhan” artinya = “Allah sejati” atau kata “TUHAN” dimaksud sebagai YAHWEH, maka pertanyaan Benarkah Yesus itu Tuhan? akan terjawab: Tidak, Yesus bukan “Tuhan / YAHWEH” melainkan Yesus itu “tuan” alias “pemimpin” yang datang sebagai utusan YAHWEH. Yesus adalah Tuan dan Mesias (orang yang diurapi) oleh Yahweh.

Penting juga dipahami betul, demikian juga ketika ada pertanyaan: Apakah Yesus itu Allah?. Jawabannya akan tergantung juga dari sudut pandang si penanya-nya, sebagai berikut:
Pertama, bagi orang-orang yang memandang dari perspektif Alkitab (dan tentunya mengacu pada istilah kata “Allah/elohim/theos” yang ada di Alkitab), Apakah Yesus itu Allah (elohim / theos)? Jawabannya adalah: Ya! Yesus adalah termasuk golongan “elohim” atau “theos” yang bermakna sebagai ‘Penerima dan Pembawa Firman’ (baca: Yohanes 10:35, Yohanes 1:1), yang begitu juga halnya dengan Musa sebagai “elohim” (baca: Keluaran 7:1), Hakim-hakim sebagai “elohim” (baca: Keluaran 21:6; 22:8-9), atau pun mahluk-mahluk surgawi yang juga disebut sebagai “para elohim” (baca: Mazmur 82:1 dan 6).
Kedua, bagi pandangan orang umum yang biasanya memaknai kata “Allah” dalam arti “Allah Sejati” (The true God) atau dengan maksud menunjuk pada “Satu-satunya Allah yang benar”, maka pertanyaan Apakah Yesus itu Allah? jawabannya jelas adalah: Bukan! Yesus bukan Allah Sejati, tetapi Yesus adalah utusan dari Allah yang sejati. Satu-satunya Allah yang benar (Allah sejati, The True God) adalah YAHWEH (atau Bapa), yaitu Allah yang mengutus Yesus, sebagaimana ada tertulis:
Inilah hidup yang kekal itu, mengenal Bapa (maksudnya: Yahweh) sebagai SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, dan mengenal Yesus Kristus utusan Allah (baca: Yohanes 17:3). Yesus sendiri bersaksi bahwa YAHWEH yang oleh Yesus disebut “Bapa” itu adalah Allahnya Yesus dan juga Allah kita (Yohanes 20:17b: “..Aku [Yesus] akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, kepada Allahku dan Allahmu” ).
YAHWEH adalah Allah segala allah, YAHWEH adalah elohim dari segala elohim (baca: Ulangan 10:17)
YAHWEH adalah Allah (elohim) yang benar (baca: Yeremia 10:10).


*Catatan Penting: baca Alkitab L.A.I bagian kamus (halaman belakang Alkitab anda, sebelum gambar Peta), pada entri kata “TUHAN” (T-U-H-A-N huruf besar) menjelaskan: kata “TUHAN” adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh.

Kemudian soal adanya ayat-ayat Alkitab (yang sering ditafsirkan bahwa Yesus adalah Allah Sejati) yang biasanya menjadi bahan perdebatan antara penganut Trinitas dan AntiTrinitas, selengkapnya silahkan baca buku: MENJAWAB DOKTRIN TRITUNGGAL, Frans Donald, Borobudur Indonesia Publishing, 2007/2008.

Sumber Dan Penulis :
UNITARIAN

Selasa, 02 Desember 2008

Penguburan 9 Teroris Mumbai Ditolak

Majelis Muslim Mumbai memutuskan tidak mengizinkan penguburan jenazah sembilan teroris yang tewas dalam pengepungan Mumbai di Pemakaman Marine Lines Bada Qabrastan.

Majelis mengatakan, pihaknya akan mengirimkan pesan kepada semua pemakaman di India bahwa tak satupun jenazah mereka diizinkan dikuburkan di tanah India.

Bhai Jagtap, seorang anggota Kongres MLA dari daerah pemilihan VP Road-JJ, mengatakan bahwa beberapa organisasi Muslim telah dihubungi dan memintanya agar jenazah para teroris itu tidak akan dikuburkan di pemakaman manapun di India. Demikian seperti dilaporkan suratkabar Times of India, Selasa (2/12).

"Mempertimbangkan perasaan mereka, saya berusaha menghubungi Wakil Perdana Menteri R.R. Patil dan para pemimpin senior lainnya. Saya akan ajukan pesan ini kepada pemerintah bagian," kata Jagtap.

Dewan pemerintah telah menyerahkan sepucuk surat kepada Pekamanan Marine Lines sehubungan masalah tersebut.

Pada 2003, seorang warga Pakistan yang tewas dalam suatu pertempuran dimakamkan di satu pekuburan Mumbai.

Pada saat itu, telah diputuskan tidak akan mengizinkan penguburan teroris karena serangan.

Namun demikian, organisasi-organisasi Muslim lainnya belum menerima keputusan tersebut.